source: shutterstock
  • Diakui dunia 

Sebagai warga Indonesia, tentu kita perlu bangga & tau apa saja yang dimiliki Indonesia. Salah satunya adalah benteng bersejarah ini yang telah diakui sebagai benteng terluas di dunia, berdikiri kokoh dengan luas 23.375 hektar. Tidak diakui hanya secara lisan, tetapi benteng ini juga pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia dan Guiness Book record pada tahun 2006. 

  • Aktivitas di Benteng Buton

Berlibur sambil belajar? Bisa kok! Ketika kamu mengunjungi Benteng Buton selain berwisata kamu juga mendapatkan ilmu sejarah baru. Sambil menikmati, kamu juga akan diajak berpartisipasi dalam menjaga peninggalan sejarah penting di Indonesia ini. 

Saat menyusuri Benteng Buton, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan indah di sekitar benteng. Karena posisinya berada diketinggian, kamu juga bisa menikmati angin segar dan rasa sejuk yang membuat hati terasa nyaman. 

  • Sejarah singkat

Berlokasi di kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, Benteng Buton masih berdiri kokoh sejak jaman didirikannya pada masa kepemimpinan Sultan Buton II, bernama La Sangaji di Abad ke-16. Pada zaman itu, Benteng Buton dibangun dengan menumpuk batu dan disusun hingga mengelilingi kompleks istana. Tentu saja penumpukan batu ini dilakukan dengan tujuan tertentu. 

Fungsi penumpukkan batu ini adalah sebagai pagar pembatas antara perkampungan masyarakat dan kompleks istana. Namun, fungsi utamanya adalah sebagai benteng pertahanan jika ada penyerangan dari musuh secara mendadak. Namun selanjutnya benteng ini diubah secara permanen pada masa pemerintahan Sultan Buton IV bernama La Elangi atau disebut sebagai Sultan Dayanu Ikhsanudin.

Perlu kamu ketahui, batu yang digunakan untuk membangun benteng ini bukanlah batu biasa, tetapi menggunakan batu kapur yang terdiri dari 3 komponen lainnya. Komponen utama yang telah ditemukan adalah merian dari peninggalan Portugis dan Belanda. 

Komponen kedua adalah pintu gerbang atau Lawa sebagai penghubung antara keraton dan kampung yang berada di sekitar benteng. Di dalam benteng ada 12 lawa, dimana angka ini meyakini telah mewakili 12 lubang di tubuh manusia.